Wednesday, November 19, 2014

10 Kriteria Seorang Manajer Akuntansi

Tabel analisis kriteria seorang manajer akuntansi :


Menurut survey yang telah dilakukan, dapat disimpulkan 29 mahasiswa jurusan ekonomi universitas gunadarma di kelas 3EB10 adalah sebagai berikut :
1. Integritas
2. Disiplin
3. Bertanggung Jawab
4. Independen
5. Tegas
6. Interpersonal
7. Kemampuan Berorganisasi
8. Kreatif
9. Bekerja Sama
10. Daya Analisis

Monday, November 17, 2014

Pro dan kontra kenaikan BBM




Pro dan Kontra kenaikan BBM


Rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) jadi pemicu demo. Namun tiada hari tanpa aksi demo dari mahasiswa.

Membakar ban, membawa poster, berorasi hingga menyegel mobil tangki pengisi BBM. Di lain waktu unjuk rasa kerap kali berakhir ricuh. Ironisnya bukan hanya mahasiswa yang melakukan kekerasan tapi sejumlah oknum polisi pun terpancing. Jurnalis jadi sasaran amuk polisi.

Sejumlah fasilitas kampus juga dirusak oleh polisi. Korban berjatuhan. Wakapolres Sulawesi Selatan terkena panah pendemo.

Sungguh anarkis, aspirasi rakyat tak semestinya dicederai dengan kekerasan, balas dendam dan saling serang. Warga pun geram dan mengutuk segala bentuk kekerasan atas nama rakyat yang menolak kenaikan harga BBM.

Pemerintah belum resmi mengumumkan kenaikan harga BBM. Namun gejolak sosial sudah mulai terasa di sejumlah daerah di Tanah Air.
Sejumlah warga mulai menyerbu SPBU untuk mengisi penuh tangki bensinnya. Ada kecurigaan situasi ini dimanfaatkan oknum untuk menimbun BBM dan selanjutnya dijual nanti pada saat harga BBM telah naik.

Harga sejumlah kebutuhan bahan pokok juga mulai melambung tinggi seiring dengan munculnya wacana kenaikan harga BBM. Namun Presiden Jokowi nampaknya tetap bersikeras akan menaikkan harga BBM.

Alasannya selama ini BBM subsidi justru dinikmati oleh kalangan atas sebesar 71 persen. Anggaran untuk subsidi BBM terbesar yaitu Rp 142, 8 triliun, Rp 115,4 triliun untuk infrastruktur dan hanya Rp 44 triliun untuk subsidi kesehatan.
Pendapat saya terhadap kenaikan bbm adalah setuju, kenapa setuju? Karena kalau tidak dinaikkan akan menjadi beban anggaran pemerintah, tetapi kalaupun naik saya ingin fasilitas transportasi umumnya lebih di tingkatkan supaya orang yang tadinya menggunakan kendaraan pribadi bisa beralih ke transportasi umum yang diberikan pemerintah seperti kereta, busway dan angkutan umum lainnya. Saya juga merasa prihatin karna makin kesini kendaraan pribadi makin banyak dan juga kalaupun BBM dinaikkan saya minta gaji UMR rakyatnya di naikkan, agar tidak memberatkan masyarakat dengan naiknya harga bahan pokok.




Sumber :

Tanggapan manajemen bank dan asuransi tentang pemberlakuan Iuran OJK



REAKSI/TANGGAPAN MANAJEMEN PERUSAHAAN BANK & ASURANSI MENGENAI PEMBERLAKUAN IURAN OLEH OJK



A.    Tanggapan manajemen asuransi mengenai pemberlakuan iuran oleh OJK

Demi mendukung operasional dan meningkatkan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pemerintah siap menetapkan iuran bagi lembaga keuangan nonbank. Besaran fee antara 0,03%-0,45% dari aset setiap perusahaan lembaga keuangan non-bank.

Menanggapi rencana pemberlakuan iuran OJK, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), mengemukakan pungutan tersebut terlalu besar. "Kalau dilihat dari sisi aset, saya melihat, angka 0,03% itu masih cukup besar," ujar Direktur Eksekutif AAUI, Julian Noor.

Menurut dia, sebelumnya memang ada pemaparan konsep iuran OJK kepada industri, tapi belum menyentuh pada kebutuhan dana OJK. Sejatinya industri asuransi umum bersedia mengeluarkan sejumlah uang demi memperkuat peran regulator. Namun, AAUI meminta pemerintah melibatkan kalangan industri keuangan.

Dari sini, pemerintah dan para pemangku kepentingan bisa duduk bersama untuk mencari solusi dan membahas seberapa besar kebutuhan OJK. Kalangan industri asuransi berharap tidak menjadi pihak yang hanya menerima keputusan final, tapi juga didasarkan pada kebutuhan OJK. "Berapa yang ditanggung negara dan berapa yang ditanggung melalui industri. Dari sini bisa dilihat berapa besaran fee yang diperlukan," ungkap Julian.

AAUI mengharapkan, OJK dapat menjalankan tugas secara efektif, lebih tegas, yang pada akhirnya bisa menggairahkan industri keuangan. Dengan regulasi yang kuat, industri akan tumbuh dengan baik dan kepercayaan masyarakat ikut meningkat.

OJK memikul misi cukup berat, yakni mengawasi aktivitas seluruh industri keuangan, baik perbankan maupun nonbank. Total jenderal, OJK harus mengawasi aset sekitar Rp 9.600 triliun. Dengan asumsi pungutan OJK 0,04%, potensi pendapatan dari fee industri keuangan mencapai Rp 3,84 triliun.

Sementara pagu anggaran OJK tahun depan sebesar Rp 2,4 triliun. Total jenderal, lembaga superbodi tersebut akan mengantongi dana sekitar Rp 6,24 triliun.

B.     Tanggapan manajemen Bank mengenai pemberlakuan iuran oleh OJK

Bank Rakyat Indonesia (BRI) menegaskan tak akan membebankan biaya iuran OJK terhadap nasabah. Namun berusaha melakukan sejumlah efisiensi untuk mengurangi biaya operasional.

"Kami akui ini akan menambah biaya operasional. Oleh karena itu, kami akan coba cari jalan melakukan berbagai efisiensi agar tak langsung membebani nasabah," kata Ahmad Baequni, Direktur Keuangan BRI.

Adapun total iuran BRI yang harus dibayar OJK sekitar 0,03% dari total aset BRI yang kini mencapai Rp 606 triliun. Dengan demikian iuran BRI yang dibayarkan kepada OJK diperkirakan mencapai Rp 181 miliar.

Menurut Muhammad Ali, Sekretaris Perusahaan BRI, beban iuran OJK akan masuk ke pos biaya pendapatan dari pendapatan operasional (BOPO). Sehingga diupayakan akan terjadi peningkatan pendapatan operasional untuk atasi beban operasional yang bertambah.
Muhammad Ali yakin, ini tak akan berdampak pada nasabah. "Jadi kalau di bank lain berdampak, itu tidak bisa disamaratakan kepada semua bank kondisinya," pungkas Ali.

Sebagaimana diketahui, Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas), mengkritik pemberlakuan iuran OJK bagi industri perbankan. Menurut Sigit Pramono, Ketua Umum Perbanas, kebijakan ini dianggap akan membuat biaya operasional perbankan membengkak. Tentu ini akan berimbas kepada peningkatan biaya dana serta ujungnya meningkatkan besaran bunga kredit. Meningat bank adalah institusi bisni, pasti melakukan transformasi beban pungutan OJK menjadi beban konsumen masyarakat.



Sumber :

Dampak peristiwa politik terhadap nilai kurs



Dampak peristiwa politik terhadap nilai kurs



A.    Saat Jokowi menemui Prabowo

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak positif jelang penutupan sesi pertama perdagangan saham Jumat (17/10/2014). Pertemuan Prabowo dengan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) memberikan sentimen positif untuk IHSG.

Berdasarkan data Bloomberg pukul 10.39 WIB, IHSG berada di kisaran 4.955,50. IHSG pun naik bertahap hingga ke level 4.977,51.
Pukul 10.58 WIB, IHSG naik 26,69 poin atau 0,54 persen ke level 4.978,30. Jelang penutupan sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 4.981,85 dan terendah 4.953,49.

Pengamat pasar modal Alfred Nainggolan menuturkan, adanya pertemuan Jokowi dan Prabowo memberikan sentimen positif ke pasar. Apalagi gerak IHSG sempat melemah jelang pukul 10.00 WIB, lalu akhirnya kembali menguat.
"Begitu pasar melihat pertemuan Jokowi dan Prabowo. IHSG naik 28 poin bahkan hingga 30 poin. Fluktuasi indeks saham cukup besar. Level intraday 4.953-4.981.," ujar Alfred, saat dihubungi Liputan6.com.

Jokowi bertemu dengan Prabowo di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pertemuan ini pertama kali antara Jokowi dan Prabowo usai pemilihan presiden (Pilpres) 2014 yang juga bertepatan dengan ulang tahun Prabowo ke-63. Prabowo lahir pada 17 Oktober 1951.
Alfred memprediksikan, IHSG masih akan terus menguat hingga pekan depan. Hal itu ditopang dari sentimen politik domestik.

Penguatan IHSG ini ditopang dari 140 saham berada di zona hijau sementara itu 93 saham melemah. Sedangkan 76 saham diam di tempat.
Sebagian besar sektor saham menguat pada hari ini kecuali sektor saham perkebunan dan pertambangan. Sektor saham konstruksi naik 1,68 persen dan sektor saham consumer goods menguat 1,66 persen.

Meski demikian, investor asing masih terus melakukan aksi jual bersih sekitar Rp 330 miliar. Sedangkan pemodal lokal membeli saham sekitar Rp 300 miliar.
Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia (BI), nilai tukar rupiah terhadap dolar cenderung tertekan. Rupiah berada di kisaran 12.222 terhadap dolar Amerika Serikat pada hari ini dibandingkan periode Kamis 16 Oktober 2014 di kisaran 12.207. (Ahm/). 

Namun, pelemahan dolar itu belum berdampak pada transaksi di lokasi-lokasi penukaran valuta asing. Seperti di Indo Money Changer yang berlokasi di bilangan Sabang, Jakarta Pusat siang ini, Jumat (17/10/2014).


B.     Penentuan MPR, DPR dan BUPATI

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menuding pelemahan rupiah hari Rabu tidak terlepas pada kekecewaan pasar atas hasil rapat sidang paripurna penetapan pimpinan MPR RI.

Diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang ini makin merosot. Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg siang ini berada pada level Rp12.258 per USD.

"Memang saya sampaikan sinyal yang ditangkap pasar direspon itu negatif," kata Jokowi di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Rabu (7/10/2014) seperti dilansir Sindonews.

Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini situasi politik di Indonesia terus dipantau oleh pasar. Sebab itu, sebaiknya pemerintah ataupun DPR tidak membuat keputusan yang mengakibatkan pasar kecewa.

"Oleh sebab itu saya pesan kepada politisi-politisi, elit-elit politik, berpesan agar setiap tingkah laku kita, setiap kebijakan dan produk-produk birokrasi kita dilihat pasar, rakyat," tambah dia.

Melihat kondisi rupiah yang terus melemah seperti ini Jokowi pun meminta agar sedianya hal ini dapat dicegah dengan mendengarkan keinginan rakyat. "Kalau direspon negatif itu harus didengar. Mendengar keinganan rakyat dan pasar," pungkasnya.

Sementara itu Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara membantah pernyataan tersebut dan meminta kepada masyarakat agar jangan menghubungkan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dengan keputusan penetapan Ketua MPR.   

C.    Saat Jokowi bertemu dengan Aburizal Bakrie

Jokowi telah bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Namun pertemuan tersebut juga ternyata tak mampu mendongkrak nilai tukar rupiah. Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), Jumat (17/10/2014), menunjukkan nilai tukar rupiah berada di level 12.222 per dolar AS. Angka tersebut menunjukkan rupiah terkoreksi 15 poin dari perdagangan sebelumnya di level 12.207 per dolar AS.

Sementara data valuta asing (valas) Bloomberg, justru mencatat nilai tukar rupiah menguat tipis. Meski begitu, nilai tukar rupiah ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya di level 12.260 oer dolar AS. Hingga menjelang siang, nilai tukar rupiah masih bertengger di kisaran 12.217 hingga 12.240 per dolar AS. Mengacu pada penelusuran Bloomberg, 24 mata uang di Negara.

 











Sumber :