Sunday, October 5, 2014

Tentang Profesi Akuntansi


Profesi Akuntansi sejalan dengan perkembangannya jenis jasa akuntansi yang diperlukan oleh masyarakat yang makin lama semakin bertambah kompleksnya. Gelar akuntan adalah gelar profesi seseorang dengan bobot yang dapat disamakan dengan bidang pekerjaan yang lain. Misalnya bidang hukum atau bidang teknik.

Secara garis besar Profesi Akuntansi adalah semua bidang pekerjaan yang mempergunakan keahlian di bidang akuntansi, termasuk bidang pekerjaan akuntan publik, akuntan intern yang bekerja pada perusahaan industri, keuangan atau dagang, akuntan yang bekerja di pemerintah, dan akuntan sebagai pendidik. Dalam arti sempit, Profesi Akuntansi adalah lingkup pekerjaan yang dilakukan oleh akuntan sebagai akuntan publik yang lazimnya terdiri dari pekerjaan audit, akuntansi, pajak, dan konsultan manajemen.

Seseorang berhak dikatakan menyandang gelar akuntan bila telah memenuhi syarat antara lain: Pendidikan Sarjana jurusan Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Perguruan Tinggi yang telah diakui menghasilkan gelar akuntan atau perguruan tinggi swasta yang berafiliasi ke salah satu perguruan tinggi yang telah berhak memberi gelar akuntan. Selain itu juga bisa mengikuti Ujian Nasional Akuntansi (UNA) yang diselenggarakan oleh konsorsium Pendidikan Tinggi Ilmu Ekonomi yang didirikan dengan SK Mendikbud RI tahun 1976.

Secara garis besar profesi akuntansi dapat digolongkan sebagai berikut :

1.      Akuntan Publik (Public Accountant)
Akuntan publik atau juga dikenal sebagai akuntan eksternal adalah akuntan independen yang memberikan jasa-jasanya atas dasar pembayaran tertentu. Mereka ini bekerja bebas dan umumnya mendirikan suatu kantor akuntan. Seorang akuntan publik dapat melakukan pemeriksaan (audit), misalnya terhadap jasa perpajakan, jasa konsultasi manajemen, dan jasa penyusunan sistem manajemen. Profesi ini biasanya sudah mendapatkan izin dari Menteri Keuangan RI untuk memberikan jasa audit umum dan review atas laporan keuangan, audit kinerja, dan audit khusus serta jasa dalam bidang non atestasi lainnya seperti jasa konsultasi, jasa kompilasi, dan jasa-jasa lainnya yang berhubungan dengan akuntansi dan keuangan.

2.      Akuntan Intern (Internal Accountant) 
            Akuntan intern atau juga dikenal sebagai akuntan perusahaan adalah akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan atau organisasi. Jabatan tersebut yang dapat diduduki mulai dari Staf biasa sampai dengan Kepala Bagian Akuntansi atau Direktur Keuangan. Tugas mereka adalah menyusun sistem akuntansi, menyusun laporan keuangan kepada pihak-pihak eksternal, menyusun laporan keuangan kepada pemimpin perusahaan, menyusun anggaran, penanganan masalah perpajakan dan pemeriksaan intern.
 
3.      Akuntan Pemerintah (Government Accountant)
Akuntan Pemerintahan adalah akuntan yang bekerja pada badan-badan pemerintah terutama bertugas mengawasi keuangan milik negara. Badan yang sangat membutuhkan jasa akuntan pemerintah, misalnya di kantor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pengawas Keuangan (BPK).

4.      Akuntan Pendidikan (Education Accountant)
Akuntan pendidikan adalah akuntan yang menjadi tenaga pengajar diperguruan tinggi dan bertugas mengembangkan pendidikan akuntansi. Mereka umumnya tidak semata-mata mengajar, tetapi merangkap dengan pekerjaan lain, misalnya dengan membuka praktik untuk melayani kebutuhan masyarakat atau pihak-pihak yang membutuhkan keahliannya. Contohnya seperti dosen dan guru akuntansi.


Dari semua profesi akuntansi mana yang saya pilih? Saya lebih memilih menjadi Akuntan pemerintah (Government Accountant) karena sudah menjadi pegawai tetap dan banyak tunjangan yang ditawarkan oleh pemerintah. Tetapi misalnya saya tidak bisa masuk dalam akuntan pemerintah, maka opsi kedua saya akan memilih akuntan perusahaan atau akuntan intern, karena banyaknya lowongan pekerjaan yang membutuhkan akuntan di perusahaan, akuntan merupakan jantung dalam perusahaan, jika tidak ada seorang akuntan didalam perusahaan maka tidak ada proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.





Referensi :
http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/ekonomi/MO_26/akt101_09.htm 
http://arsipakun.blogspot.com/2013/01/macam-macam-profesi-dalam-akuntansi.html

No comments:

Post a Comment